Investasi Pada Sektor Cryptocurrency

Perkembangan teknologi yang semakin maju telah membuka jalan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, terutama ekonomi. Dengan perkembangan teknologi, kegiatan ekonomi dapat berjalan lebih lancar. Salah satu kegiatan ekonomi tersebut adalah investasi. Investasi adalah penanaman modal pada suatu usaha dengan tujuan memperoleh keuntungan dalam jangka waktu tertentu. Investasi dapat dilakukan dengan membeli saham, obligasi, logam mulia, atau mata uang. Investasi dengan membeli mata uang dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni mata uang asing (seperti USD) dan mata uang kripto atau Cryptocurrency (seperti Bitcoin).

Cryptocurrency merupakan salah satu pilihan investasi yang dipandang cukup menarik bagi sebagian masyarakat. Namun, kenyataannya masih banyak masyarakat yang belum mengetahui dan memahami Cryptocurrency. Ada banyak masyarakat yang hanya ikut-ikutan berinvestasi Cryptocurrency dengan harapan memperoleh keuntungan dalam jangka waktu yang singkat. Hal tersebut salah karena dengan tidak memahami Cryptocurrency, masyarakat yang berinvestasi Cryptocurrency dapat mengalami kerugian.

Cryptocurrency merupakan sebuah frasa yang memiliki berbagai penjelasan. Namun, secara singkat, Cryptocurrency adalah aset digital berbasis Cryptography. Meskipun Cryptocurrency sudah ada sejak dulu, Cryptocurrency mulai dikenal sejak dirilisnya Bitcoin pada tahun 2009. Bitcoin juga dianggap sebagai Cryptocurrency pertama di dunia. Cryptocurrency semakin dikenal dengan semakin terkenalnya Bitcoin. Sekarang, Cryptocurrency memiliki berbagai varian, seperti Ethereum, Dogecoin, dan lainnya.

Harga Cryptocurrency selalu berubah, terkadang naik, dan terkadang turun. Harga Cryptocurrency sangat dipengaruhi oleh permintaan. Jika permintaan akan Cryptocurrency meningkat, maka harga Cryptocurrency juga meningkat, begitu juga dengan sebaliknya. Permintaan akan Cryptocurrency yang terus meningkat disebabkan oleh masyarakat yang menganggap bahwa Cryptocurrency adalah aset digital yang aman dari gejolak ekonomi, seperti inflasi. Masyarakat juga menganggap bahwa Cryptocurrency adalah aset digital yang terbebas dari pajak.

Baca Juga :  10 Sekuritas Terbaik di Indonesia untuk Investasi Saham

Pada akhir tahun 2020, permintaan akan Cryptocurrency yang meningkat menyebabkan harga Cryptocurrency juga meningkat. Hal tersebut disebabkan oleh keadaan ekonomi yang kurang baik pada saat itu. Ada banyak masyarakat memilih untuk berinvestasi Cryptocurrency dengan harapan memperoleh keuntungan dalam jangka waktu yang singkat. Namun, pada akhir tahun 2021, permintaan akan Cryptocurrency yang menurun menyebabkan harga Cryptocurrency juga menurun. Hal tersebut disebabkan oleh keadaan ekonomi yang membaik pada saat itu. Oleh sebab itu, ada banyak masyarakat yang mengalami kerugian.

Kesimpulannya, masyarakat harus memahami Cryptocurrency sebelum berinvestasi Cryptocurrency. Harga Cryptocurrency selalu berubah dipengaruhi oleh permintaan. Keputusan untuk berinvestasi Cryptocurrency harus disesuaikan dengan keadaan ekonomi pada saat itu. Sebaiknya berinvestasi Cryptocurrency dilakukan dalam jangka waktu yang panjang, bukan dalam jangka waktu yang pendek.